0

Guru Bukan, Sih? | Guru Ngeselin

Kalian pasti punya dalam hidup kalian guru yang dari segi manapun itu menurut kalian ngeselin. Dari cara ngomongnya, cara njelasinnya, frekuensi napasnya. Nggak segitunya juga sih. Tapi intinya guru ini sudah kalian anggap nggak cocok jadi guru dan menurut kalian lebih baik ganti profesi. Setelah mendapat pencerahan dari beberapa sumber, terutama pengalamanku sendiri dan tulisan di blog teman, aku telah menyimpulkan tipe-tipe guru yang paling ngeselin di antara guru ngeselin lainnya.

  1. Hobi curhat

Emangnya nggak ada tempat lain untuk curhat sampai-sampai guru ini menuangkan isi hatinya pada murid-muridnya, yang nggak salah apa-apa tapi setiap hari disuruh mendengarkan unek-uneknya. Tipe guru ini biasanya nggak cuma curhat hal-hal yang penting, tapi yang nggak penting juga diceritain, misalnya tentang sandalnya yang hilang. Kadang, saking seriusnya, guru ini kebawa emosi sendiri.

Pembagian jam pelajaran guru tipe ini: 10% di awal berdiam-diaman, kemudian memulai ceritanya (pendahuluan) 5%, lalu masuk ke inti cerita 75%, dan dilanjutkan tanya-jawab tentang apa yang harus dilakukan. Mungkin dia kira muridnya motivator yang bisa memberikan jawaban. Baru akhirnya ditutup dengan pelajaran, yaitu membuka buku beberapa menit. Biasanya guru ini juga ngajarnya agak nggak niat, tapi belum tentu juga dan nggak bisa dipukul rata.

2. Pemberi tugas

Sesuai namanya. Guru ini terbagi menjadi dua, antara ngasih tugasnya sedikit tapi berat dan dalam waktu yang singkat, atau yang ngasih tugas di setiap pertemuan tapi nggak pernah diperiksa. Sebenarnya yang kedua ini yang lebih ngeselin, karena baru saat gurunya butuh nilai untuk dimasukkin raport, tugasnya diperiksa. Dan biasanya, tugas yang diperiksa itu tugas yang diberikan akhir-akhir, yang pengerjaannya sudah asal-asalan. Ujung-ujungnya, nilai jelek.

3. Hobi ngambek

Guru yang karena kelasnya ramai dan merasa nggak dipedulikan, akhirnya sakit hati dan nggak mau lanjut ngajar. Habis ngambek, hal selanjutnya yang dilakukan ada tiga, yaitu marah terus ceramah, diam sampai bel, atau yang paling parah, keluar kelas. Kalau keluar niatnya melapor ke guru lain sih masuk akal, tapi guru tipe ini biasanya malah pergi nggak tau kemana. Nih guru secara nggak langsung malah membuka kesempatan muridnya untuk ramai, bukannya malah ditenangin.

4. Guru Baru Banyak Mau

Karena kebanyakan guru baru ini muda, jadinya mereka sensitif dengan hal yang nggak sesuai keinginannya. Maklum, baru awal mengajar dan masih semangat-semangatnya jadi guru. Banyak mau bisa dengan mengharuskan muridnya untuk melakukan ini-itu, membuat peraturan baru yang nggak penting, dan lain-lain. Guru ini bisa jadi campuran dari tiga tipe guru di atas, atau membuat suatu sifat barunya sendiri.

Itulah beberapa guru yang paling ngeselin di antara guru-guru ngeselin lainnya. Tapi selalu ingatlah, kalau semua guru memiliki gaya mengajarnya masing-masing, dan pada akhirnya, semuanya hanyalah untuk kebaikan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *