0

DamianusClairvoyance.com 2.0: Logo Baru

Berawal dari keisengan di tengah hari libur, ketika sedang menganggur, saat merenung di atas kasur, sambil memegangi busur, dan dibekali budi pekerti luhur, muncul ide untuk membuat logo baru. Ah, apaan sih? Ulang.

Berawal dari ketidaktahuan mau melakukan apa di suatu hari libur, tetiba tercetuslah sebuah ide untuk mendesain ulang logo lama alias membuat logo baru. Sebenarnya, telah lama tersimpan rencana untuk mengganti logo yang telah tiga tahun lamanya mempercantik blog ini. Tapi apa daya, belum tersedia ide dan waktu luang.

Alasan utamaku ingin mengganti logo ialah karena logo sebelumnya menurutku kurang menarik dan boleh dibilang tidak berbentuk. Bahkan ada yang pernah bilang mirip jamur atau pohon, dan aku setuju, hehe. Maka kuputuskan untuk membuat logo baru yang sekiranya merepresentasikan blog ini lebih baik lagi.

Tanpa lama-lama, inilah perbandingan logo lama dan baru:

Jamur vs. Bola Lampu

Lebih segar dan elegan, bukan?

*Iya-in aja, karena proses pembuatannya disertai perjuangan :))*

Tentu setiap logo memiliki filosofinya masing-masing. Nah, sebenarnya dalam proses perencanaan, aku nggak memikirkan filosofinya, melainkan hanya sketsa-hapus-sketsa-hapus sampai terlihat memuaskan. Sketsa awalnya-pun hanya dibuat dalam aplikasi notes pada Handphone. Hal yang ada dalam pikiranku saat itu ialah aku hanya ingin membuat logo yang lebih simpel namun elegan, seperti kebanyakan logo kekinian saat ini. Urusan filosofi tentu bisa diakali dan dibuat setelah jadi.

Dan setelah pemikiran panjang, berikut beberapa makna dari logo baru ini:

  1. Goresan berwarna hijau merupakan monogram yang bertuliskan ‘DC’, yaitu inisial dari Damianus Clairvoyance. Jadi, logo baru ini masih mengusung jenis logo yang sama dari logo sebelumnya.
  2. Tulisan DC dibuat memanjang ke bawah sehingga memunculkan bentuk bola lampu. Dalam kartun, bola lampu disimbolkan sebagai ide yang cemerlang. Semua hal, khususnya tulisan, berawal dari ide, maka ide itu diharapkan merupakan ide yang mendatangkan kebaikan. Selain itu, bola lampu juga berarti dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
    Oleh karena itu, dengan logo baru ini, harapannya blog ini selain hanya menjadi arsip pribadi saja, tetapi sebaik mungkin bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Mulia sekali harapannya. :’)
  3. Warna hijau. Biasanya orang membuat logo dengan mempertimbangkan konfigurasi warna. Warna yang dipilih selain harus menarik, tetapi juga dapat memberikan semangat dan pesan bagi yang melihatnya. Di internet dan buku mengenai psikologi warna, warna hijau dicatat memiliki pengaruh menenangkan dan santai. Tapi dalam logo ini, pemilihan warna hijau hanya dikarenakan hijau merupakan warna favoritku. Selain alasan itu, nggak ada alasan lain.
  4. Tulisan ‘blog’ yang menggantikan tulisan ‘com’. Keberadaan tulisan itu hanyalah untuk memantapkan bahwa logo itu saat ini hanya digunakan khusus untuk blog. Walaupun telah tertulis, biasanya tidak banyak yang memerhatikan, terutama karena tulisan ini terlalu kecil untuk dibaca.
  5. Hmm, apa lagi ya?

Tentu saja empat hal di atas adalah tulisan belaka, tapi semoga dapat benar-benar terjadi, terutama poin kedua. Selain filosofi, biasanya disertakan juga fakta-fakta menarik di belakang penciptaan sebuah logo. Nggak mau ketinggalan, inilah sedikit fakta di balik pembuatan logo baru yang (semoga) menarik:

  1. Logo ini dibuat dengan aplikasi Keynote dan Photoshop. Ya, kalian nggak salah baca. Pembuatan logo kali ini tidak menggunakan software yang dibuat khusus desain seperti Illustrator maupun Corel Draw. Selain karena nggak mahir mengoperasikan kedua software di atas, aku lagi penasaran dengan kemampuan Keynote, yang nggak banyak diketahui apalagi dimanfaatkan orang-orang.
    Sekadar informasi, Keynote itu software pembuat presentasi semacam Powerpoint dan Prezi. Tetapi keunggulan yang aku suka, Keynote lebih fleksibel untuk membuat desain karena terdapat banyak menu tambahan. Selain itu, pengaturan tata letak dan lainnya juga dapat dipilih secara lebih leluasa. Wah, kok jadinya promosi Keynote. Lanjut!
  2. Di Keynote, aku membuat bentuk logonya. Setelah puas, logo setengah jadi itu di-export ke Photoshop. Di Photoshop, ditambahkan sedikit efek dan latar belakang. Selesai, deh!

Membuat logo sekarang bisa dilakukan semudah itu, dengan software yang mungkin sudah terpasang pada perangkat kalian. Hanya dibutuhkan kreativitas untuk bisa mengakali dan menggunakan software itu semaksimal mungkin.

Inilah satu post yang isinya hanya pamer memperkenalkan logo baru dengan segala filosofinya. Semoga suka, dan sampai ketemu lagi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *